Popular Posts

OUR FRIENDS

Tampilkan postingan dengan label Hasil Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hasil Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Hasil Persiba VS Persipura

4 Jul 2012

Persipura - Jayapura
Hasil Persiba vs Persipura. Hasil Pertandingan Persiba vs Persipura. Pertandingan ISL Selasa 3 Juli 2012 antara Persiba Balikpapan Vs Persipura Jayapura, berakhir dengan skor 2-1 untuk tim tamu. Sempat unggul 1 gol di babak pertama, Persiba harus menerima kenyataan tertinggal 2 gol di babak kedua.

Ketika peluit babak pertama dibunyikan, Persiba langsung tampil terbuka. Namun tuan rumah baru bisa memecah kebuntuan ketika pertandingan menginjak menit ke 25.

Sultan yang mengirim bola ke ujung tiang Persipura, berhasil ditanduk ke tengah oleh Matsunaga. Dan akhirnya Kenji yang tidak terkawal, meneruskan umpan tersebut sehingga membawa Persiba unggul sementara 1-0. Skor 1-0 pun bertahan menutup laga diparuh pertama.

Tertinggal 0-1, Persipura tampil agresif di babak kedua. Alhasil Mutiara Hitam berhasil melesatkan 2 gol ke gawang Persiba yang dikawal I Made Wirawan.

Dua gol Persipura semuanya diborong oleh Beto Goncalves. Gol pertama Beto dicetak melalui titik pinalti menit ke-57 dan satu gol lainnya dicetak melalui tendangan keras menit ke-63, setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak pinalti Persiba.

Skor 2-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Dengan hasil ini, Persipura berhak mendapatkan tambahan 3 poin di klasemen sementara ISL.

Susunan Pemain Persiba vs Persipura:

Persiba: I Made Wirawan, Absor, Dwi Joko, Hery Susilo, Usep Munandar, Supriyadi, Esteban Guilen, Sultan Samma, Eki Nurhakim, Matsunaga Shohei, Kenji Adachihara.

Persipura: Yoo Jae Hoon, Bio Pauline, Ricardo Salampesssy, Yohanis Tjoe, Ian Louis Kabes, Gerald Pangkali, Imanuel Wanggai, Yustinus Pae, Beto Goncalves, Zah Rahan, Lukas Madowen
Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sepakbola Italia Harus Di Revolusi

3 Jul 2012

Prandelli
Roma - Italia gagal menjadi juara Piala Eropa 2012 usai kalah telak 0-4 dari Spanyol di final. Hasil yang mana membuka mata Cesare Prandelli jika saat ini sepakbola di negaranya sudah tertinggal jauh dan butuh perbaikan besar.

Tak diunggulkan di Polandia-Ukraina, Prandelli justru mampu membawa Italia tampil mengejutkan dan melaju hingga ke partai puncak. Tapi sayang penampilan Azzurri di laga puncak antiklimaks dan harus mengakui keunggulan mutlak Spanyol.

Italia memang tampil mengesankan dan membuat Prandelli bangga. Namun, pelatih 54 tahun itu merasa timnya tersebut sulit untuk meraih gelar jika masih berkutat dengan kondisi seperti sekarang.

"Kami adalah negara tua, dengan ide lawas dan kami harus punya kemauan untuk berubah. Kami datang ke turnamen ini dengan hasrat untuk berubah dan kami harus punya kekuatan untuk yakin. Meskipun itu sulit, kami harus menemukan caranya," tukas Prandelli di Football Italia.

"Kami sudah membangun tim nasional berdasarkan mental klub. Tapi mungkin kami masih belum siap untuk memenangi PIala Eropa. Tapi ketika kami punya keinginan untuk menang maka kami bisa menang lagi," sambungnya.

Kondisi yang dimaksudkan Prandelli adalah ia merasa kurangnya dukungan dari klub serta Lega Calcio untuk dirinya bisa memantau para pemainnya di klub. Selain itu pun ia menggaris bawahi soal pembinaan pemain muda di Italia yang tertinggal jauh dari negara macam Spanyol atau Jerman, yang dinilainya menghambat prestasi timnas level internasional.

"Kami harus menemukan para pemain yang punya potensial untuk menggantikan tempat pemain seperti Andrea Pirlo, bahkan jika saya harus berharap pemain yang sekarang bisa bermain dua tahun lagu lagi," tukasnya.

"Bersama dia, kami butuh pemain yang siap bermain dua tahun lagi. Tapi bagaimana para pemain itu bisa berkembang jika para pemain tersebut tidak mendapat kesempatan bermain di kompetisi Eropa."

"Kami ingin bekerja sama dengan para pemain itu dan melihat perkembangan mereka dalam waktu dua bulan. Jika saya hanya punya waktu tiga kali latihan bersama setiap dua bulan, maka saya tidak yakin bisa cukup baik bekerja. Saya pelatih yang bekerja di atas lapangan."

"Kami harus merevolusi sepakbola Italia. Kami melawan timnas Spanyol yang sudah bekerja secara konstan selama bertahun-tahun untuk sebuah proyek," pungkasnya.
Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

"Si Tukang Pos" Balotelli

2 Jul 2012

Balotelli
Pada mulanya adalah olok-olok, lalu puja-puji. Di Piala Eropa 2012, Mario Balotelli adalah cerita tersendiri. Ia sukses membungkam siapa saja yang menganggap dirinya tak lebih dari selebriti kampungan dengan mencetak tiga gol dalam turnamen empat tahunan tersebut.

Nama asilnya adalah Mario Barwuah. Tak ada darah Italia ditubuhnya. Orangtuanya, Thomas dan Rose Barwuah, imigran dari Ghana. Balo lahir di kota Palermo, 12 Agustus 1990.

Hidup di negeri orang dengan keadaan ekonomi pas-pasan membuat orangtua Balo tak tahu hendak berbuat apa ketika ia sakit. Hingga kemudian sebuah keputusan yang kelak mengubah jalan hidupnya, terbit: Balo mendapat orangtua asuh bernama Fransesco dan Silvia Balotelli. Dari kedua orangtua asuhnya itulah Mario Barwuah mendapat nama Balotelli.

Lalu cerita pun dimulai.

Hidup di Italia menjadi dua sisi mata uang bagi Balo. Kita semua tahu, Balo berkulit hitam. Sementara kedua orangtua asuhnya adalah keturunan Yahudi. Sejarah mencatat, sebanyak kurang lebih 8.000 orang Yahudi mati dalam Holocoaust Italia jaman Benito Amilcare Andrea Mussolini, diktaktor fasis sekutu Adolf Hitler itu. Dan jangan tanya berapa banyak ras kulit hitam yang raib: bahkan koloni pertama Italia di bawah Mussolini adalah negara-negara di Afrika Timur.

Kenyataan tersebut membuat Balo tak sekali dua mendapat hinaan rasis dari orang lain. Sebelum Piala Eropa 2012 dimulai, di mana ancaman rasisme jauh lebih tinggi dibanding di Italia dalam era sekarang, Balo bersumpah akan "membunuh" siapa saja yang bertindak rasis terhadapnya.

Ketika rombongan tim nasional Italia sampai di Polandia, mereka melakukan kunjungan ke kamp pembantaian Nazi di Auschwitz. Di sana Balo tak mampu menahan getir. Bukan karena ia atau keluarga sedarahnya pernah mengalami masa kelam dengan Nazi. Tetapi karena ia ingat sebuah kotak.

Di dalam kotak tersebut berisi surat-surat yang berisi tentang cerita bahwa orangtua asuhnya adalah seorang Yahudi. Dari kotak itulah Balo mengetahui latar belakang orangtua asuhnya. Ia menemukan kotak surat tersebut di bawah tempat tidurnya. Sejak itu, Balo mulai intim dengan sejarah kelam Yahudi yang diceritakan orangtua asuhnya.

Balo sejatinya tak pernah menceritakan hal tersebut kepada siapapun demi menjaga hal yang tidak diinginkan. Tetapi, menurut sebuah laporan dari Radio Netherlands Worldwide, Balo (akhirnya) menceritakan itu lantaran tak kuat menahan isak saat berada di kamp pembantaian Nazi di Auschwitz.

Kabar tersebut kemudian menyebar. Beberapa kelompok Neo-Nazi di Italia atau di luar Italia menganggap Balo--selain berkulit hitam--, juga keturunan Yahudi. Salah satu situs kelompok rasis-ekstremis di Italia, Stormfront, bahkan menulis: "Balotelli (berkulit) hitam dan (keturunan) Yahudi. Ia harusnya bermain untuk Israel, bukan Italia".

Salah satu media massa Italia pun belum lama ini, Gazzetta dello Sport, juga ikut membuat sikap rasis. Mereka menggambar kartun Balotelli yang tengah memukul keras bola dari puncak Big Ben, seperti King Kong di puncak Empire State Building.

Tetapi mental Balotelli sekuat otot-otot tubuhnya. Berkali-kali ia dihina, berkali-kali itu pula ia bangkit. Baginya, tak ada yang dapat menghalangi kecintaannya terhadap sepakbola. Ia pun memutuskan menjadi pesepakbola profesional. Dengan mengawali karir di klub Italia, Lumezzane. Lalu berlanjut ke Internazionale Milan. Dan kini ia adalah andalan Manchester City.

Cesare Prandelli lantas kepincut memanggilnya untuk ikut skuad Italia yang akan berlaga di Piala Eropa 2012. Prandelli tak peduli betapa Balo kerap kali berbuat onar di luar lapangan, bermasalah dengan sikap disiplin, dan sering bentrok dengan sesama pemain. Singkatnya, Prandelli percaya, di balik lagak angkuh Balo, akan ada gol-gol yang siap dicetak.

Dan Prandelli benar. Balo sukses menjadi pemain Italia pertama sekaligus pemain kulit hitam pertama yang sukses mencetak tiga gol di Piala Eropa 2012. Entah di mana fasis-fasis yang gemar menghinanya saat mengetahui fakta ini.

Pasca pertandingan melawan Jerman di semifinal, di mana Balo sukses mencetak dua gol untuk membuat Die Mannschaft angkat koper, ia berkata:

"Ini adalah malam terbaik saya sejauh ini dalam hidup."

Ketika banyak pemain Italia tengah bersuka cita karena telah menuju final Piala Eropa 2012, Balo justru pergi ke tribun penonton, menghampiri kedua orangtua angkatnya yang menontonnya sejak awal pertandingan. Balo lalu memeluk mereka, menangis bersama. Tangisan yang barangkali adalah tangisan paling indah baginya.

Pada momen sentimentil itu, ayah angkat Balo berkata akan membawakan cokelat untuknya pada saat laga final melawan Spanyol. Memberi Balo cokelat memang telah menjadi kebiasaannya, dan ia berharap cokelat tersebut dapat membuat performa Balo lebih baik.

Tetapi tidak semua doa adalah kenyataan. Italia dikandaskan Spanyol 0-4. Balo tak mencetak gol. Tak ada selebrasi. Toh ia pun jarang bikin selebrasi sehabis bikin gol. Dulu dia pernah berujar, tak perlu-perlu amat merayakan gol karena "tukang pos tak ada yang merayakannya setelah selesai mengantar surat".

Tapi setelah Italia dikalahkan Spanyol ia menangis sesengukan. Setelah ini Balo mungkin paham, bahwa tukang pos bisa juga menangis. Meski demikian, jika Balo adalah tukang pos, maka kedua orangtua angkatnya adalah sepasang merpati yang akan menemani Balo mencari alamat sampai di manapun.

Dan Senin dini hari tadi Balo mendapatkan sesuatu yang lebih dari piala: kedua orangtua angkat yang mencintainya dengan penuh seluruh.
Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sepatu Emas Untuk Torres


Fernando Torres
Kiev - Ada enam pemain yang mencetak tiga gol di Piala Eropa kali ini. Tapi yang berhak mendapat Golden Boot adalah penyerang Spanyol, Fernando Torres.

Selain Torres, ada nama Mario Gomez, Mario Balotelli, Mario Mandzukic, Cristianor Ronaldo dan Alan Dzagoev. Sebelum laga final di Olympic Stadion Kiev, Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Torres tak banyak dijagokan untuk menjadi topskorer dan meraih Golden Boot.

Pasalnya Torres jarang dipasang sebagai starter dan baru dua kali ia melakukannya, yakni di laga kontra Republik Irlandia serta Kroasia. Selebihnya pemain berjuluk El Nino itu banyak diturunkan sebagai pemain cadangan.

Namun, satu gol ke gawang Gianluigi Buffon di laga yang berkesudahan 4-0 untuk Spanyol plus satu umpannya ke Juan Mata, sudah cukup mengantarkan pemain 28 tahun itu untuk merebut Golden Boot.

Aturan UEFA menyebut jika ada lebih dari satu pemain yang mencetak jumlah gol sama, maka yang pertama dilihat adalah jumlah assist kemudian lama bermain. Dalam hal ini Torres dan Gomez sama-sama punya satu assist.

Tapi dari menit bermain kedua pemain, Torres melakukannya dalam waktu 189 menit atau 81 menit lebih sedikit daripada Gomez (280). Alhasil Torres pun berhak mendapatkan Sepatu Emas.

Bagi Spanyol prestasi ini seakan meneruskan apa yang mereka lakukan empat tahun lalu ketika David Villa meraih Golden Boot dengan empat gol. Rekor gol terbanyak dalam satu turnamen Piala Eropa sampai sekarang masih dipegang Michel Platini dengan 9 gol pada Piala Eropa 1984.

Daftar Topskorer Piala Eropa 2012

3
Fernando Torres (Spanyol)
Mario Gomez (Germany)
Mario Balotelli (Italia)
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Alan Dzagoev (Rusia)
Mario Mandzukic (Kroasia)

2
Nicklas Bendtner (Denmark)
Cesc Fabregas (Spanyol)
Zlatan Ibrahimovic (Swedia)
Petr Jiracek (Republik Ceko)
Michael Krohn-Dehli (Denmark)
Vaclav Pilar (Republik Ceko)
Dimitris Salpingidis (Yunani)
Andriy Shevchenko (Ukraina)
Xabi Alonso (Spanyol)
David Silva (Spanyol)

Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Hat-trick La Furia Roja

Spanyol Juara
Spanyol akhirnya jadi juara Piala Eropa 2012. Sukses tersebut menjadikan La Furia Roja sebagai tim pertama di dunia yang berhasil mempertahankan gelar sekaligus memenangi tiga gelar mayor secara beruntun.

Dalam laga final yang berlangsung Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Spanyol tampil perkasa atas Italia. Gol-gol dari David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres dan Juan Mata memberi 'Tim Matador' status sebagai jawara Eropa dengan kemenangan mutlak 4-0.

Kemenangan atas Italia memberi Spanyol trofi juara ketiganya dalam empat tahun terakhir. Bukan trofi biasa yang dibawa pulang skuad Spanyol karena itu merupakan piala-piala paling bergengsi di dunia.

Semua bermula empat tahun lalu, saat Piala Eropa digelar di Austria-Swiss. Menjalani final pertamanya sejak tahun 1984, Spanyol sukses menundukkan Jerman dengan skor 1-0. Saat itu Torres jadi penentu kemenangan dengan gol yang dia buat.

Dua tahun kemudian di Afrika Selatan, Spanyol bisa melanjutkan sukses tersebut. Kali itu Belanda yang mereka tundukkan, juga dengan skor 1-0. Pencetak gol kemenangan Spanyol di Soccer City Stadium saat itu adalah Andres Iniesta.

Buat Spanyol sendiri, ini merupakan titel Piala Eropa mereka yang ketiga. Gelar pertama didapat 'Tim Matador' di tahun 1964
Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

SPANYOL KING OF EUROPE 2012


Spanyol vs Italia
Hasil akhir Spanyol vs Italia yang berakhir dengan skor 4-0 bagi kemenangan Spanyol atas Italia pada final Euro 2012 yang berlangsung, Senin (02/07/2012) dinihari tadi.

Gol pembuka bagi kemenangan Spanyol terjadi pada menit ke-14 yang dicetak oleh David Silva. Pada akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-41, jala gawang Italia kembali bergetar oleh Spanyol, dan Jordi Alba adalah orang kedua sebagai pencetak gol bagi Spanyol ini.

Pada babak kedua pertandingan Spanyol vs Italia berlangsung alot, meski demikian hingga pertandingan akan segera berakhir belum ada tanda-tanda akan bertambah gol pada pertandingan ini.

Adapun Fernando Torres yang menggantikan Cesc Fabregas pada menit ke-75 langsung mencetak gol lagi untuk Spanyol. Gol yang dieksekusi oleh Torres terjadi pada menit ke-84. Skor berubah menjadi 3-0 untuk kemenangan Spanyol.

Juan Mata pada menit ke-88 kembali menambah koleksi gol untuk Spanyol. Gol yang dicetak oleh Juan Mata sekaligus mengakhiri skor akhir Spanyol vs Italia berakhir dengan 4-0 untuk kemenangan Spanyol.

Dari segi statistik permainan, terlihat bahwa Italia lebih dominan pada pertandingan ini dengan penguasan bola mencapai 54 persen. Adapun tendangan on target yang dilakukan masing-masing kubu adalah 6 kali bagi Spanyol dan 4 kali bagi Italia. Untuk tendangan melenceng, Spanyol sendiri melakukan sebanyak 4 kali, sementara Italia melakukan 6 kali tendangan melenceng.

Dengan hasil Spanyol vs Italia yang berakhir dengan skor 4-0 bagi kemenangan Spanyol, maka tim Matador ini kembali menjadi Juara Euro 2012, setelah sebelumnya juga menjuarai kompetisi empat tahunan ini pada tahun 2008 yang lalu. Dengan tampilnya Spanyol sebagai juara Euro secara berturut-turut, maka anggapan bahwa ada "kutukan" pada ajang sepakbola terbesar di Eropa ini juga sudah terjawab tidak terbukti.
Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komposisi Pemain Tentukan Kesuksesan Warriors

1 Jul 2012

Indonesian Warior
Manila - Indonesia Warriors akhirnya berhasil keluar sebagai juara di kompetisi ABL musim ketiga. Komposisi pemain yang lebih bagus daripada musim sebelumnya juga menjadi salah satu penentu kesuksesan mereka.

Warriors menjuarai ABL musim ini setelah menundukkan tim Filipina, San Miguel Beermen, di babak final dengan skor 2-1 dalam sistem best of three. Keberhasilan mereka terasa lebih indah karena dipastikan dengan kemenangan dalam laga penentuan di kandang Beermen.

Setelah kalah 83-86 di game pertama, menang 81-61 di game kedua, tim besutan Todd Purves ini menang 78-76 di game penentuan, Sabtu (30/6/2012).

Menurut Rony Gunawan, Warriors bisa juara karena punya pemain-pemain yang lebih oke daripada musim pertama dan kedua.

"Tahun ini, komposisi pemain lebih bagus, baik lokal maupun asingnya. Jadi, tim ini sangat bagus tahun ini," ungkap Rony di Manila, Sabtu (30/6/2012).

Di tengah musim, Warriors mendapatkan tambahan tenaga pemain asing baru dalam diri Evan Brock dan Stanley Pringle. Selain itu, menjelang akhir musim, Arki Dikania Wisnu dan Christian Ronaldo Sitepu juga bergabung dengan tim. Karena pemain-pemain tersebut cepat menyatu dengan Warriors, tim pun makin tangguh.

"Kuncinya kita cepat beradaptasi dengan pergantian pemain di tengah musim. Di ABL ini, (komposisi) pemain sangat berperan penting, terutama pemain asing. Peran mereka sangat vital sekali," ujar Rony.

Kesuksesan Warriors sempurna dengan keberhasilan Evan Brock tampil sebagai MVP final dan pelatih Todd Purves menjadi pelatih terbaik ABL musim ini. Purves sendiri mengatakan, Warriors tidak memenangi laga final dengan mudah. Ia bahkan memuji organisasi permainan dari Beermen.

"Saya angkat topi untuk (pelatih Beermen) Bobby Parks dan organisasi permainan Beermen. Organisasi permainan mereka kelas dunia," kata Purves.
Read Post | comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Copyright BANGDEX NEWS 2012 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.